BANK INDONESIA, SIKAP “TENGAH” DAN IKHTIAR PENCARIAN IDENTITAS BARU

Oleh : Mohammad Ikhwanuddin, S.H.I., M.H.I (Pendidik dan Sekprodi Hukum Keluarga Islam UMSurabaya) Sebagai bank sentral, Bank Indonesia memang memiliki jembatan sikap yang mendua. Satu sisi mengakomodasi bank konvensional yang lebih dahulu ada dan berkembang, namun di sisi lain, Bank Indonesia harus memeras otak agar pertumbuhan bank syariah –dengan segenap programnya- tidak menjadi layu sebelum…

Selengkapnya

Prodi PAI Adakan Pelatihan Digital Learning Untuk Mahasiswa

SURABAYA – Banyaknya keluhan dari sekolah-sekolah tentang cara mengajar guru – guru pai yang masih konvensional, yaitu dengan metode ceramah. Menggerakkan Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surabaya untuk ikut bertanggung jawab, turut serta membekali para calon guru pendidikan agama islam agar lebih kreatif dan lebih memanfaatkan teknologi di dalam pembelajaran. Bertempat di Ruang…

Selengkapnya

Demi Masa; Refleksi Quran untuk KKN UMSurabaya

Demi Masa; Refleksi Quran untuk KKN UMSurabaya. (Diksi “Demi Masa” terinspirasi dari tema KKN Kelompok 2 Sutorejo) Oleh Mohammad Ikhwanuddin, salah satu Dosen Pembimbing Lapangan. Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surabaya tengah mengadakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) 2017 selama satu bulan terhitung mulai 18 Juli ini, di daerah Surabaya dan Lamongan. Sehari sebelumnya, prosesi Pelepasan sekaligus Pembukaan…

Selengkapnya

Lebaran

Oleh : M. Arfian Septiansyah Malam ini merupakan terakhir kali kita berjumpa sedih rasa hati ini meninggalkan dirimu. Hari demi hari kita lewati bersama namun pada akhirnya kita haris berpisah juga akan tetapi kesedihan ini. Bukan hanya aku saja yang merasakan, tapi semua orang dimuka bumi ini ikut merasakan sedih ketika engkau meninggalkan kita semua,…

Selengkapnya

Menanti Subuh Bersamamu

Oleh : M. Habibi Matahari belum terlihat waktu itu, masih ada dingin yang melewati tubuhku, melewati dan meninggalkan sedikit rasa rindu. Pagi itu aku berjalan seperti biasa, ditemani sepi yang menyamar hitam mengikutiku. Pikiranku mulai memaksaku melewati ruang waktu, melewati masa masa yang saat ini aku perjuangkan. Aku mecoba sedikit nakal ketika berfikir masa depanku…

Selengkapnya

My First Love

Oleh : M. Arfian Septiansyah Ketika sebelum aku meninggalkanmu, kulihat wajahmu wajahmu tak secantik ini. Engkau begitu tampak sederhana namun memancarkan pesona yang kelak akan memikat hati setiap insan yang memandang, aku pun terpikat oleh pesonamu dan merasa bangga hati ini ketika ada dalam pelukanmu. Walaupun diwaktu itu banyak sekali kumbang – kumbang yang datang…

Selengkapnya

HIDUP TAK SELAMANYA BERJALAN MULUS

  Butuh batu kerikil supaya kita *BERHATI-HATI*. Butuh semak berduri supaya kita *WASPADA*. Butuh Pesimpangan supaya kita *BIJAKSANA* dalam *MEMILIH*. Butuh Petunjuk jalan supaya kita punya *HARAPAN* tentang arah masa depan. Butuh masalah supaya tahu kita punya *KEKUATAN*. Butuh Pengorbanan supaya kita tahu cara *BEKERJA KERAS*. Butuh airmata supaya kita tahu *MERENDAHKAN HATI*. Butuh dicela…

Selengkapnya

Malam Hitam

Oleh : M. Habibi Aku berjalan seringan angin, menatap sendu daun kering yang berjatuhan. Terkadang terdengar suara burung yang tiba tiba benyanyi melayu seolah tau akan keadaanku. Aku menatap awan yang berbalik menatapku juga, miris melihat diri ini sempoyongan tak tahu arah jalan yang benar, miris melihat tangan ini ketika mengenggam sangat erat dan sangat…

Selengkapnya

Ungkapan Cinta

Oleh : Ricky Fibbi Illyasya Pada hari pertama masuk kuliah dan masuk kelas, aku merasa kesepian karena tidak satupun aku mengenal orang-orang disekitarku waktu itu. Waktu terus berjalan, tidak terasa sudah satu minggu aku masuk kuliah, dan pada akhirnya aku mengenal semua orang yang ada didalam kelas itu yang sekarang bisa disebut teman dan sahabat.…

Selengkapnya

 GHIBAH, PERUSAK SENDI MASYARAKAT

Oleh : Zahmavia Shomaroh Rizqy Nabi Isa a.s. pernah bertanya kepada para pengikutnya, “Andai kalian melihat salah seorang salah saudaramu terbuka auratnya ketika tidak sadar saat tidur, apakah yang akan kalian lakukan? Kalian tutupi auratnya atau akan kalian buka sekalian biar telanjang bulat?” “Sebagai orang yang waras, tentu akan kami tutupi agar auratnya tidak terlihat lagi,…

Selengkapnya

Belajar dari Sepak Bola

Oleh : Bobi Puji Purwanto Kompetisi sepak bola, beberapa waktu lalu menyuguhkan suasana yang begitu panas dan menegangkan. Seluruh mata masyarakat nasional maupun internasional terpusatkan pada momentum itu. Seolah-olah, sepak bola adalah olah raga fisik serta batin yang memiliki impresi tersendiri. Tak hanya membuat bangga pada saat custum andalannya menang, tetapi juga diklaim mampu menumbuhkan…

Selengkapnya

Toleransi Terhadap Sesama

Oleh : Mei Diana Andriani Tiap-tiap agama yang ada di dunia, baik agama wahyu (revealed religion) maupun yang bersumber dari adat kemudian dikokohkan oleh para pemimpinnya (natural religion) masing-masing memiliki keyakinan dan tata nilai yang dianggap benar oleh para pemeluknya. Mengubah keyakinan, tidak sama dengan menibah baju berdasarkan selera, karena ia merupakan sesuatu yang fundamental…

Selengkapnya

Memilih Tempat Belajar

  Oleh : Bobi Puji Purwanto, Tentu saya dan Anda mempunyai tempat khusus tersendiri yang sangat disukai. Biasanya tempat untuk menyendiri dan merenung. Benarkan? sepertinya itu benar adanya. Ya, tempat yang begitu berbeda dengan yang lain. Dimana saat perasaan gundah, sedih, bahkan pikiran “buntu”, kita selalu pergi ke tempat itu. Apalagi pada saat perasaan sedih…

Selengkapnya

Belajar Bersyukur

  Oleh : Bobi Puji Purwanto Kita lihat tanaman. Tanaman apabila ia disiram air secara terus-menerus dengan takaran proporsional serta tepat waktu, maka tanaman itu bukan hanya tumbuh cepat ke atas, tetapi ia akan subur, berbunga cantik, serta menebar keharuman pada sekelilingnya. Sedangkan sebaliknya, apabila jarang atau tidak pernah disiram, tanaman itu menjadi tidak tumbuh…

Selengkapnya