Ajak Masyarakat Mengamati Bulan Secara Gratis


Sabtu malam (5/10), bertempat di Taman Suroboyo, Kecamatan Bulak Kota Surabaya, puluhan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surabaya beserta masyarakat Kota Surabaya memperingati “Malam Pengamatan Bulan Internasional (International Observe the Moon Night/InOMN) 2019”. Acara ini terlaksana berkat kerjasama Surabaya Astronomy Club (SAC), Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSurabaya) dan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya. Dalam agenda ini, dilaksanakan Edukasi Pengamatan Bulan bagi seluruh masyarakat kota Surabaya.

Awalnya, InOMN diinisiasi oleh National Aeronautics and Space Administration (NASA) pada tahun 2010 yang kemudian setiap tahun dilaksanakan oleh beberapa astronom profesional dan amatir di seluruh dunia. Pada tahun ini, NASA menetapkan pelaksanaan InOMN pada tanggal 5 Oktober 2019.

BACA JUGA  FAI Ta’arufan (Fatar 2019) Menjawab Tantangan Ekologi Dengan Semangat Islam

Dalam agenda ini, empat buah teleskop disediakan bagi masyarakat yang hendak mengamati bentuk bulan. Selain itu juga diisi berbagai permainan edukatif seputar astronomi dan belajar memotret keindahan langit dengan menggunakan handphone (mobile astrophotography).

Indah Safitri, mahasiswi peserta agenda InOMN 2019 mengungkapkan banyaknya manfaat mengikuti agenda ini. Selain menjadi lebih tahu bentuk bulan, juga dapat menjalin komunikasi antar komunitas pecinta langit.

BACA JUGA  Pengumuman Hasil Seleksi Beasiswa Mahasiswa Baru UMSurabaya 2016

“Bulan sebagai satu-satunya satelit alami Planet Bumi selain menjadi patokan penetapan kalender hijriyah, juga memiliki pengaruh terhadap pasang-surut air laut. Dengan bantuan teleskop, kita dapat mengamati bentuk bulan secara jelas hingga terlihat kawah yang menutupi permukaannya”, kata Gandhung Fajar Panjalu, dosen UMSurabaya.

“Selain menjadi ajang silaturrahim antara SAC, UINSA dan UMSurabaya, acara ini diharapkan dapat menjadi pesta bintang (star party) bagi seluruh masyarakat, mengingat langit dalam kondisi yang sangat cerah dan banyak bintang yang dapat diamati secara langsung”, demikian menurut Cak Saiful, sapaan akrab Ketua SAC.

BACA JUGA  Dosen PAI Ikuti Pelatihan Nasional Blended Learning di Universitas Negeri Malang

Agenda tersebut mendapat respon positif dari berbagai lapisan masyarakat. Selain dapat diikuti secara gratis dan dilaksanakan di Taman Suroboyo sebagai salah satu obyek wisata Kota Surabaya, juga karena dilaksanakan pada malam minggu sehingga masyarakat dapat mengisi malam liburannya dengan wisata edukasi astronomi.

Komentar

komentar

Leave a comment