Ayo, Perluas Penggorengan Ikan Kita


Alkisah, ada seorang pemancing yang hanya mau menangkap ikan kecil-kecil saja. Setiap mata kailnya menangkap ikan besar, dilepaskan kembali ikan tersebut, sembari menanti ada ikan kecil terjerat pancingnya. Hal itu terus ia lakukan berulang-ulang. Ketika ditanya alasan mengapa ia melakukan hal tersebut, ia menjawab “karena aku hanya punya penggorengan yang kecil, dan tak akan muat untuk menggoreng ikan yang besar”.


–#=#–
Menerima “durian runtuh” tentu tidak selamanya merupakan hal yang menggembirakan. Terlebih jika seseorang mendapat durian runtuh dalam makna yang sebenarnya. Secara majazi, durian runtuh dapat diartikan sebuah anugerah besar yang turun secara tiba-tiba kepada seseorang. Anugerah tersebut tentu boleh berupa apa saja, apakah itu berupa harta, kesehatan, ataupun peluang untuk hari esok yang lebih baik.

Sayangnya, tidak sedikit orang yang menolak peluang tersebut tanpa perhitungan yang matang. Alih-alih memanfaatkan peluang yang jelas-jelas terpampang di depan mata, banyak yang memilih untuk membuang peluang tersebut, sembari memilih lajur kehidupan yang terkesan biasa-biasa saja. Alasannya bermacam-macam. Namun, sebagian di antaranya secara pesimis beralasan jika ia tidak akan mampu mengolah peluang tersebut, dan dikhawatirkan peluang tersebut malah menjadi musibah bagi dirinya. Jika alasan tersebut muncul usai melakukan kajian yang mendalam, tentu dapat dimaklumi. Namun tidak sedikit yang melontarkan alas an tersebut tanpa pertimbangan yang matang. Pokoknya ada peluang besar, pasti ditolak, serta memilih untuk mengambil peluang yang biasa-biasa saja.

Padahal, ibarat pepatah, banyak jalan menuju roma, banyak pula cara untuk menikmati durian runtuh tersebut. Peluang besar yang dating menghampiri hendaknya tidak diabaikan tanpa alasan yang jelas, namun sebaiknya dikelola agar peluang tersebut dapat menguntungkan diri kita. Adanya peluang besar tersebut tentu menjadi pertanda bahwa orang lain menganggap kita memang layak mendapatkannya. Ibarat orang memancing yang mendapat ikan besar, menjadi pertanda bahwa ia dan kailnya memang layak untuk mendapatkan ikan tersebut. Maka jikalau memang penggorengan kita kecil serta dirasa tidak sanggup menggorengnya, jangan terburu membuang ikan tersebut. Lebih baik berikan ikan kepada kawan yang memiliki peluang lebih besar, atau potong kecil-kecil ikan itu, lalu kita masak sebagian dan sebagian yang lain kita berikan kepada orang lain, ataupun kita masukkan peti es untuk kita masak lagi esoknya. Alternatif lain, perbesar penggorengan kita, agar kita benar-benar siap jika sewaktu-waktu mendapat ikan. Ikan besar, ikan kecil, siap digoreng kapanpun juga.

 

Selamat menggoreng ikan.

Komentar

komentar

Dibaca : 2,010 pengunjung.