Cerita Ramadhan


Oleh : M. Arfian Septiansyah

Menjelang datangnya bulan suci berbagai tradisi dilakukan salah satunya adalah ziarah ke makam orang-orang yang sekiranya telah mendahului kita. Tujuannya adalah untuk mendoakan agar para pendahulu kita diberikan kelapangan didalam kubur serta dijauhkan dari api neraka, sekaligus mengingatkan bahwa kelak kita semua akan merasakan yang dinamakan dengan kematian dan akan mempertanggung jawabkan segala amal dan perbuatan kita dihadapan Allah SWT.

Jam menunjukkan arah pukul setengah tiga pagi, tiba anak – anak kecil dari kampung saya beraksi, dengan alat musik seadanya seperti botol minuman kaca, galon air mineral, hingga membuat musik dari mulut mereka sendiri atau yang saat ini dikenal dengan beatbox dengan diiringi musik tersebut mereka dengan lantang meneriakkan “sahur…sahur…sahur…sahur….” dengan tujuan agar setiap warga yang muslim bangun untuk menjalankan sahur. Sungguh mulia sekali perbuatan mereka,karena didalam sahur terdapat faedah yang dapat menunjangkita ketika menjalankan ibadah puasa, walaupun didalam islam hukum menjalankan sahur adalah sunat. namun ini. Dengan seiring berjalannya waktu tradisi ini pun mulai luntur, tidak ada lagi anak – anak kecil yang dengan riang gembira membangunka untuk sahur. Mungkin karena semakin berkembangnya zaman acara – acara yang berada di televisi yang memakai kemasan islami namun tetap berunsurkan hiburan membuat anak-anak zaman sekarang malas untuk keluar rumah dan hanya nongkrong didepan layar televisi.

Sore hari menjelang orang – orang sudah mulai sibuk dengan aktivitas yaitu menyajikan dagangan khasnya untuk berbuka puasa mulai dari pedagang kaki lima yang biasa mangkal di pinggir jalan hingga pedagang musiman yang berdagang disaat momen bulan suci ramadhan. Mereka menyajikan sajian makanan ymenggugah selera dan pemandangan ini hanya terlihat saat bulan suci ramadhan. Banyak sekali terlihat muda-mudi ngabuburit berkeliling kota sambil menghabiskan waktu untuk menunggu waktu berbuka puasa, mereka melakukan atraksi-atraksi jalanan sembari melihatkan keahlihan mereka dalam memainkan kendaraan motor mereka seakan – akan rasa takut dari dalam hati pengendara tersebut lenyap dan dengan mudahnya melakukan atraksi tesebut.

Bukan hanya pedagang kaki lima saja yang mendapat keuntungan saat bulan ramadhan, pusat perbelanjaan pun ikut kebagian untung karena bulan suci ramadhan. Selalu setiap menjelang akhir bulan ramadhan semua orang berbondong – bondong ingin membeli baju baru dikarenakan hari raya lebaran akan tiba atau bisa jadi para karyawan sudah mendapatkan tunjangan hari raya ( THR ). mereka ingin membahagiakan kelarga mereka dengan mempersembahkan baju baru untuk dipakai kelak di momen hari lebaran. Banyak sekali diskon yang ditawarkan sehingga membuat banyak orang tertarik untuk membeli baju baru.

Setiap malam menjelang suara petasan selalu terdengar dengan keras hingga telinga ini rasanya ingin pecah namun kegembiraan tetap terpancar dari raut wajah anak – anak yang masih lugu dan polos ini walaupun tanpa mereka sadari bahwa sebenarnya bahaya sedang mengancam mereka dikarenakan bermain petasan. Banyak kejadian buruk yang terjadi akibat memainkan petasan seperti cedera luka, kehilangan salah satu anggota tubuh, bahkan bisa sampai kepada kematian apabila kurang berhati – hati dalam menggunakannya. Namun mereka tetap saja tidak menghiraukan yang terpenting didalam pikirannya adalah kesenangan sesaat disaat abermain petasan di bulan ramadhan. Bukan hanya itu Allah juga memberikan kemudahan kepada hambanya dalam melaksanakan qiyamul lail di bulan ramadhan yaitu dengan sholat tarawih yang apabila dilaksanakan pahalanya sama dengan sholat di sepertiga malam

Selepas sholat tarawih terdengar lantunan merdu ayat – ayat suci al quran dari anak – anak yang sedang melakukan tadarus di masjid suaranya yang merdu membuat hati ini terasa nyaman dan tentram. Ya Allah andaikan engkau memberikan hamba waktu izinkan hambamu ini untuk bertemu di bulan suciMu yang akan datang. Masih banyak dosa dan kekhilafan yang tertatanam didalam diri ini. Semoga kita dijadikan hamba yang beriman dan bertaqwa dihadapan Alloh SWT,

Komentar

komentar

Dibaca : 8,783 pengunjung.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Solve : *
24 − 20 =