Dilema Public Speaking dan Menulis


public speaking it’s not as hard as you think

"If you want to be a Leader, you had better to be able communicate" ( Paul A. Argenti )

Kemampuan seorang mahasiswa dalam dunia akademik dituntut untuk memiliki banyak skill yang harus dimiliki. kemampuan tersebut ada yang bersifat alamiah (bawaan sejak lahir) dan ada yang bersifat ilmiah (harus dipelajari). kemampuan tambahan diluar kemampuan mengikuti pembelajaran didalam perkuliahan mutlak diperlukan bagi setiap mahasiswa. latar belakang/input yang berbeda dari setiap mahasiswa yang masuk ke sebuah institusi menjadi barometer berbeda untuk kondisi yang sangat heterogen pada sebuah lingkungan pembelajaran.

Sifat dasar manusia yang beragam, menjadikan setiap mahasiswa memiliki kemampuan yang bervariasi. salah satu kemampuan yang seringkali luput dari perhatian banyak orang diantaranya yaitu kemampuan komunikasi dengan banyak orang (public speaking), kemampuan tersebut bagi sebagian mahasiswa dianggap sebagai kebutuhan nomor sekian karena tidak berdampak langsung terhadap proses perkuliahan. kemampuan public speaking yang baik harusnya sudah ditanamkan ke semua mahasiswa agar memiliki gaya komunikasi yang baik saat dirinya berada dihadapan orang yang memiliki karakter berbeda-beda. pandai menempatkan posisi dirinya diantara kerumunan orang sehingga muncul kepercayaan diri saat berinteraksi bersama banyak orang yang memiliki tipikal yang heterogen atau bahkan homogen.

Kemampuan komunikasi yang baik secara alamiah memang sudah dipunyai oleh sebagian mahasiswa. namun demikian, mental dan kepercayaan diri terkadang menjadi hal mendasar bagi sebagian mahasiswa menjadikan diri mereka minder/ tidak percaya diri untuk mengeluarkan segala kemampuan utama yang dimilikinya. tak jarang sebagian dari mereka saat sudah jauh hari mempersiapkan segala halnya untuk dikomunikasikan kepada banyak orang malah menjadikan dirinya dibawah tekanan sehingga mengakibatkan kekurang percaya dirian.

Seandainya saja, setiap mahasiswa mampu memaksimalkan panggung perkuliahan untuk berlatih public speaking bukan tidak mungkin mereka akan mendapatkan kemampuan tersebut dengan sendirinya. yang terjadi di banyak tempat ternyata sebaliknya justru mereka enggan memanfaatkan momen saat memiliki kesempatan untuk presentasi atau berkomunikasi dihadapan teman-temannya sendiri. sesungguhnya jika banyak mahasiswa menyadari kondisi tersebut, saya bisa pastikan bahwa mental dan rasa percaya diri bagi seluruh mahasiswa akan terasah semakin tajam.

Disadari atau tidak, kemampuan pubic speaking memang harus banyak diajarkan secara massif melalui perkuliahan bukan hanya mengajarkan content mata kuliah saja, namun harus ada bumbu lain mengingatkan bagaimana cara komunikasi yang baik saat berhadapan dengan banyak orang. hal yang sama juga terjadi pada kemampuan menulis. menulis dan public speaking esensinya adalah sama, cara bagaimana seseorang dapat berkomunikasi yang baik dengan banyak orang tetapi dengan menggunakan media berbeda, menulis cenderung kepada kemampuan verbal, sedangkan public speaking masuk pada ranah non verbal. ibarat ramuan kemampuan tambahan seperti menulis,membaca, serta public speaking jika itu dimiliki banyak mahasiswa di lingkungan universitas maka dirinya akan menjadi satu pribadi yang berkemajuan.

 

Komentar

komentar

Dibaca : 1,799 pengunjung.