Jangan Lupa, Sambut Gerhana Bulan Total Terbesar Abad Ini


Kurang dari 10 hari mendatang, tepatnya pada tanggal 31 Januari 2018 akan berlangsung fenomena menarik dalam ilmu astronomi, yakni terjadinya Gerhana Bulan Total. Gerhana bulan kali ini tergolong istimewa, sehingga dijuluki sebagai “Super Red Blue Moon Eclipse”, sebagai gabungan dari peristiwa Supermoon, Redmoon dan Bluemoon dan Eclipse (gerhana). Disebut supermoon dikarenakan saat itu bertepatan dengan fenomena Supermoon, dimana bulan berada di posisi perigee (titik terdekat dari bumi), yakni sekitar 360.000 km dari bumi. Hal ini membuat bulan tampak lebih besar daripada kondisi lainnya. Selain itu, disebut pula redmoon dikarenakan pembiasan cahaya matahari yang dilakukan oleh atmosfer bumi menjadikan bulan tampak berwarna merah. Disebut bluemoon disebabkan gerhana bulan ini teradi pada saat bulan purnama kedua dalam kalender masehi, setelah sebelumnya terjadi pada tanggal 2 Januari. Melihat berbagai hal di atas, maka wajar jika gerhana bulan ini dapat pula disebut sebagai “Super Red Blue Moon Eclipse”.

Peristiwa ini dapat diamati di seluruh Asia, Australia, Wilayah Pasifik dan Amerika bagian Barat. Di Indonesia khususnya Surabaya, peristiwa ini diawali dengan gerhana parsial pada pukul 18.48, kemudian mulai gerhana total pada pukul 19.51. Fase gerhana total berlangsung hingga pukul 20.29, dan diakhiri dengan gerhana parsial hingga pukul 22.11. Peristiwa gerhana yang terjadi pada waktu yang tidak terlalu larut malam menjadikan peristiwa langka ini dapat diamati oleh semua orang.

Kaitannya dengan Ilmu Falak, gerhana bulan menunjukkan salah satu posisi (manzilah) dimana bulan berada benar-benar sejajar dengan bumi dan matahari. Selain itu, bentuk bayangan bumi di permukaan bulan sesaat sebelum masuk pada fase puncak gerhana bulan total sekaligus mematahkan teori bumi datar (flat earth) yang akhir-akhir ini mengemuka di media sosial. Terakhir, peristiwa gerhana bulan memiliki kaitan dengan Islam dimana disunnahkan melaksanakan shalat gerhana bagi muslim yang menyaksikan gerhana tersebut.

Jika anda tertarik untuk mengamati Gerhana Bulan Total tersebut, kami menyediakan spot yang cukup bagus untuk mengamatinya, yakni di Anjungan Atap Gedung At-Tauhid Tower (+- 45 mdpl). Tingginya gedung Perguruan Tinggi dengan bangunan Tertinggi di Surabaya ini ini menjadikan pengamatan menjadi lebih leluasa dan meminimalisir polusi cahaya yang biasa terjadi apabila melakukan pengamatan pada titik yang tidak terlalu tinggi. Terlebih, proses Gerhana Bulan Total terjadi di langit arah timur-utara, sehingga dari atap gedung ini pengamatan benar-benar dapt dilakukan secara maksimal. Info, hub : 0857-4859-9682

 

Simak tulisan lainnya :

Komentar

komentar

Leave a comment