Lebaran


Oleh : M. Arfian Septiansyah

Malam ini merupakan terakhir kali kita berjumpa sedih rasa hati ini meninggalkan dirimu. Hari demi hari kita lewati bersama namun pada akhirnya kita haris berpisah juga akan tetapi kesedihan ini. Bukan hanya aku saja yang merasakan, tapi semua orang dimuka bumi ini ikut merasakan sedih ketika engkau meninggalkan kita semua, yang dikhawatirkan adalah akan kita akan kembali bertemu denganmu lagi di kemudian hari. Aku hanya bisa berdoa semoga kita dipertemukan kembali denganmu bulan yang penuh dengan amponan bulan suci Ramadhan.

Gema takbir, tahlil, dan tahmid berkumandang tanda berakhirnya bulan Ramadhan semua orang bergembira meyambut kedatanfgan hari raya idul fitri yang jatung pada tanggal 1 syawal, mereka mempercantik diri dan memakai pakaian yang terbaik guna melaksanakan sholat ied berjamah. Setelah selesai melaksanakan sholat mereka mempersiapkan hidangan – hidangan khas hari raya untuk disajikan kepada saudara – saudara yang hendak berkunjung dan lupa untuk saling bermaaf – maafan agar dosa dan kesalahan kita diampuni oleh Alloh SWT.

Moment idul Fitri merupakan salah satu kesempatan kita dalam mempererat tali silaturahim, yang memiliki arti menyambung kasih sayang banyak dsn bsnyak faedah dimana selain sebagai ladang pahala, juga agar kita tidak melupakan satu sama lain karena kita merupakan makhluk sosial yang saling membutuhkan satu sama lain selain itu dapat memperpanjang umur dan memperbanyak rizki kita seperti yang tertera dalam hadist yang di bawah ini :

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه قَالَ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم مَنْ أََحَبَّ أَنْ يُبْسَطَ عَلَيْهِ فِي رِزْقِهِ, وَأَنْ يُنْسَأَ لَهُ فِي أَثَرِهِ,فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ أَخْرَجَهُ اَلْبُخَارِيُّ.
Dari Abu Hurairoh r.a: Rosul bersabda barang siapa yang ingin diluaskan rizkinya, dan di panjangkan umurnya, hendaklah dia menyambungkan silaturahmi (H.R. Bukhori)

Dan Alloh tiak memasukkan surga apabila ada salah satu diantara hambanya yang memutus tali silaturahim, seperti dikatakan dalam hadist dibawah ini

وَعَنْ جُبَيْرِ بْنِ مُطْعِمٍ رضي الله عنه قَالَ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم لَا يَدْخُلُ اَلْجَنَّةَ قَاطِعٌ يَعْنِي: قَاطِعَ رَحِمٍ. مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ
Dari Jubair bin Mut’im r.a: Rosul bersabda tidak akan masuk surga orang yang memutus, yaitu: memutuskan silaturahmi (mutafaq ‘alaihi)

Ada yang khas dengan tradisi saat hari raya Idul Fitri terutama di negeri kita Indonesia. Entah kapan tradisi ini lahir namun setiap orang selalu ceria apabila mendapatkanya. Tradisi ini bukanlah hal yang buruk akan tetapi mengajarkan kita agar senantiasa bershodaqoh walaupun bulan suci Ramadhan telah meninggalkan kita sehingga semua dapat tersenyum walau dengan jumlah yang tak begitu penting.

Komentar

komentar

Dibaca : 57,062 pengunjung.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Solve : *
11 − 6 =