Memoar Meyra ( edisi 001)


Total kunjungan 65 , Kunjungan hari ini 1 

Namaku Meyra Agustin. Panggil saja aku Dara. Aku lebih suka dengan nama Dara, dibanding Meyra yang selalu mengingatkanku pada masa lalu. Penuh luka. Di usiaku yang baru 20 tahun, aku telah melahirkan seorang putri berwajah pualam, dan telah kutitipkan pada seorang kawan di daerah Depok. Aku ingin menjalani hidup yang baru.

 

BACA JUGA  Kelompok Magang Dasar & Madya PAI Gasal 2018-2019

Siang ini, panas matahari terasa lebih menyengat. Suhu mulai naik di Bulan September. Hembus angin yang menepis wajah pun masih seperti kepul air yang dilepaskan air mendidih. Hangat. Aku mulai menyeka cucuran keringat ini, bersama ratusan mahasiswa baru yang tengah mengikuti masa orientasi kampus.

“ Meyra, kamu kelompok mana?”

Seseorang perempuan kecil dengan kerudung terikat memanggilku. Membuyarkan lamunanku sambil bersimpuh di bawah bayang-bayang gedung G Inspire, beralaskan koran bekas. Kami baru berkenalan di toilet pagi tadi. Namanya Ririn.

BACA JUGA  (Revisi)Jadwal Ujian Seminar Proposal Prodi PAI Ganjil 2018-2019

“Aku kelompok Mas Mansur. Kamu?”

“ Entahlah, aku gak yakin. Kelompok Dahlan, atau Buya Syafii. Soalnya tadi namaku disebut dua kali, hehe”

Saya dan Ririn mulai kembali ke kerumunan mahasiswa baru. Membaur, menyatu bau dan letih bersama. Mengikuti segala instruksi. Membebek laksana boneka. Tanpa ruh, tanpa interupsi. Pasrah. Namun saya menikmatinya. Setidaknya untuk saat ini, torehan luka masa lalu teralihkan dengan orientasi mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Surabaya.

BACA JUGA  Pendidikan Agama Berkarakter Toleransi Wajib Diajarkan Kepada Mahasiswa

 

Catatan :

Cerita “Memoar Meyra” adalah fiksi, meski beberapa hal terinspirasi dari kisah nyata salah seorang sahabat. Memoar Meyra akan hadir berkala setiap Kamis, 1 atau 2 minggu sekali.

Komentar

komentar


Mohammad Ikhwanuddin

About Mohammad Ikhwanuddin

Mohammad Ikhwanuddin SHI MHI, Dosen dan Sekprodi Hukum Keluarga Islam ( Ahwal Syakhshiyyah) Fakultas Agama Islam UMSurabaya, dan menjadi salah satu Anggota ADHKI (Asosiasi Dosen Hukum Keluarga Islam ). Kini sedang menjalani pendidikan doktoral (S3) Prodi Studi Islam ( Islamic Studies) UIN Sunan Ampel Surabaya dengan Beasiswa Mora Scholarship Program 5000 Doktor Kemenag RI Tahun 2017. (Telepon/WA 083849992503)