Pendampingan Program E-Learning di SD Muhammadiyah 09 Bahari Surabaya


Surabaya, 19/09/2019. Tim Program Kreatifitas Mahasiswa yang di koordinir langsung oleh Dr. Peni Suharti, M.Kes dibantu oleh anggotanya Ir. Ruspeni Daesusi, M.Kes, Ratno Abidin dan di bantu oleh Asy’ari, S.Pd.,M.Pd melakukan penerapan e-learning dengan tujuan melatih para guru dari segi keterampilan dan pemahaman dalam mengoprasikan e-learning di SD Muhammadiyah 9 Bahari Surabaya. Dengan proses pembimbingan pembelajaran eletronik yang biasa disebut e-learning menjadikan para guru akan terampil menggunakan e-learning dengan siswanya. Maka disisi yang lain program e-learning dapat disimulasikan sangat menyenangkan dan menarik sehingga dapat memberikan motivasi.

Pengantar Ketua Tim Pelaksana Dr. Peni Suharti, M.Kes

Ketua tim pelaksana Dr. Peni Suharti, M.Kes menyampaikan pentingnya menggunakan teknologi informasi di era sekarang tanpa terkecuali. Khususnya pendidikan harus ada upaya yang harus dilakukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan sehingga menjadi pendidikan yang unggul dan berdaya saing. SD Muhammadiyah 9 Bahari Surabaya sudah ingin memulai ikut andil dalam perubahan yang terus berlanjut dengan memulai proses pembelajaran menggunakan e-learning bersama tim pelaksana program kemitraan masyarakat. Ketua tim mempresentasikan tujuan utama pembelajaran e-learning sebagai salah satu upaya memberikan alternatif pembelajaran yang menyenangkan.

BACA JUGA  BANK INDONESIA, SIKAP “TENGAH” DAN IKHTIAR PENCARIAN IDENTITAS BARU

BACA JUGAFAI Ta’arufan (Fatar 2019) Menjawab Tantangan Ekologi Dengan Semangat Islam

Pada pelaksanaan pelatihan e-learning sekolah dasar langsung di fasilitasi oleh tim pelaksana dan dijelaskan langsung oleh pemateri Sandha Soemantri, S,Pd.,M.Pd mulai dari pembuatan. Pada awal pelatihan ini memberikan pemahaman secara mendasar untuk menjadikan para guru memahami menggunakan prosedur e-learning secara utuh dengan memberikan arahan memasukkan akun pribadi untuk masuk pada program elearning sebagai media edukasi. Karena guru sebagai salah satu fasilitator harus mampu menfasilisasi siswanya dengan menyiapkan berbagai media pembelajaran yang dapat digunakan saat proses pembelajaran berlangsung.

Pemateri Sandha Soemantri, S.Pd, M.Pd.

Sebagai upaya cakap teknologi dan menumbuhkan budaya literasi bagi para guru dan anak binaan maka dilakukan pendampingan secara inten dan memberikan pemahan ketika ada kesalahan yang dialaminya di SD Muhammadiyah 9 Bahari Surabaya. Dengan semangat guru mengikuti pendampingan e-learning dan menerapkan dalam proses pembelajaran dengan tujuan memberikan alternatif pembelajaran yang menyenangkan. Kemudian di lingkup SD yang menjadi sasaran dalam mengikuti e-learning ada ketentuan umur yaitu: kelas 4 sampai 6 dengan kelas itu anak sudah siap dan dapat mengikuti program e-learning.

BACA JUGA  Mahasiswa FAI Menjadi Qori' di UMO 2017

Kemudian pada pelaksanaan program kemitraan kepada masyarakat ketua tim pelaksana Dr. Peni Suharti, M.Kes memberikan buku bacaan kepada mitra sebagai upaya membangun budaya literasi. Karena membangun budaya literasi harus dipaksa dalam rangka menjadikan mereka gemar membaca. Sehingga dengan membaca para guru dan anak binaan mampu menjadikan mereka berdaya dan banyak pemahaman. Ketika para guru dan anak binaan banyak pemahaman maka ia dapat membangun kreatifitasnya dan mereka akan menjadi pribadi yang inovatif dan berkembang.

Pemberian Buku Bacaan Oleh Tim Pelaksana

Pada pelaksanaan pelatihan yang selanjutnya di fasilitasi oleh tim pelaksana yang di jelaskan langsung oleh pemateri Himmatul Mursyidah, S.Si., M.Si dan didampingi sampai para guru memahi menggunakan program e-learning saat pembelajaran. Pemateri menfasilitasi memberikan penambahan pemahaman secara utuh tentang point-point penting didalam elearning salah satu contohnya dijadikan acuan yaitu schoology yang diberiakan kepada para guru dan diberikan cara mengoprasikan mulai dari awal sampai pada bagaimana memasukkan pembelajaran, penugasan/kuis, penilaian dan lain-lain.

Menurut pemateri menyampaikan bahwa cakap teknologi dan menumbuhkan budaya literasi bagi para guru dan anak binaan harus dilakukan pendampingan secara masif dalam rangkan memberikan pembiasaan menguprasikan teknologi bagi mereka sehingga mereka tidak gabtek. Disatu sisi bahwa dari media pembelajaran di SD Muhammadiyah 9 Bahari Surabaya yang masih relatif kurang tentu harus ada usaha bagaimana meningkatkan keterampilan menggunakan teknologi salah satunya adalah e-learning sebagai media edukasi. Karena dengan pendampingan tim pelaksana memperdayakan para guru karena mereka menjadi ujung tombak cerdas dan cakapnya seorang anak.

BACA JUGA  Arti Bahagia
Foto Bersama Antara Mitra dan Tim Pelaksana

 Maka diakhir kegiatan selama beberapa waktu pendampingan program kemitraan masyarakat, maka dilakukan acara Workshop E-learning dengan menjadikan guru lebih terampil dan paham mengoperasikan elearning sehingga para guru dan anak binaan dapat praktek secara langsung bagaimana joint antara pendidik dan peserta didik dengan mengerjakan tugas secara online dan lain-lain yang merupakan bagian dari e-learning dan salah satu contohnya yang diberikan yaitu schoology. Kemudian tim pelaksana melakukan umpan balik antara tim pelaksana dengan para guru-guru terkait pentinya menggunakan e-learning dalam proses pembelajaran. (Red)

Komentar

komentar

Leave a comment