Rektor UMSurabaya Sukadiono beserta pejabat rektorat dan dekanat melepas mahasiswa KKN Internasional di Thailand
Dalam pengembangan perguruan tinggi ke depan, keberadaan insan akademika sudah harus menempatkan diri dalam percaturan dunia yang luas. Untuk itulah, program KKN Internasional di Thailand diluncurkan.

Sebagaimana diketahui, Rektor UMSurabaya Dr dr Sukadiono, MM mencanangkan Trisula Akselerasi UMSurabaya yang berupa ekspansi, Inovasi, dan Internasionalisasi. Salah satu agenda untuk mewujudkan Trisula Akselerasi yang ketiga, Rektor melepas 22 mahasiswa yang akan menjalani KKN Internasional di Thailand selama 3 bulan, 12 November 2018.

Saat agenda pelepasan KKN Internasional yang dikordinasikan oleh Kepala Pusat Pengembangan Pendidikan dan Pembelajaran Dr Lina Listiana, M.Kes, Rektor menyampaikan 3 pesan kepada mahasiswa yang akan melakukan perjalanan KKN ke Thailand mulai Selasa besok, 13 November 2018.

BACA JUGA  Tangkis berita Hoax dengan C&R

Allah Boten Sare, merupakan pesan Rektor yang pertama. Rektor mengingatkan bahwa sebagai bagian dari manusia beragama, keberadaan Tuhan harus terpatri dalam diri dan mewarnai setiap aktivitasnya. Berdoa untuk kesuksesan dan kelancaran selama KKN di negeri yang jauh, harus terus dirapalkan. “Jangan lupa bersedekah sebelum berangkat, supaya selamat dan dijauhkan dari musibah”, pesan Rektor.

Pesan kedua, Rektor mengingatkan akan urgensitas pelaksanaan KKN Internasional ini dengan melakukan ATM (Amati, Tiru, dan Modifikasi) untuk tiap temuan dan pengalaman saat berada di Thailand. Belajar dan Mengabdi dalam Masyarakat adalah ruh dari pembelajaran KKN.

BACA JUGA  Mahasiswa HKI UMSurabaya Terlibat Penyuluhan Terhadap Lansia & Orang Jalanan

Oleh karena itu, ATM harus menjadi hal yang selalu dicanangkan dalam diri untuk belajar sembari mengabdi dalam masyarakat di Thailand. Temuan dan Pengalaman yang telah teramati selama 3 bulan nanti di Thailand, dapat ditelaah hasilnya yang baik, agar bisa ditiru dan dimodifikasi untuk pengembangan masyarakat di Indonesia, khususnya di UMSurabaya.

Terakhir, Rektor berpesan agar masing-masing mahasiswa yang akan melaksanakan KKN Internasional di Thailand menjaga karakter Islam Moderat, yakni Islam Madzhab Muhammadiyah, yang mempunyai karakter moderat (wasatiyyah) dengan semangat terus mempromosikan Islam ramah di penjuru dunia.

BACA JUGA  Pengumuman Hasil Seleksi Beasiswa Mahasiswa Baru UMSurabaya 2016

Menggarisbawahi pesan Rektor tentang Islam Moderat di atas, Dekan Fakultas Agama Islam (FAI) Isa Anshori, M.Ag mengumpulkan 6 mahasiswa FAI yang akan terlibat dalam KKN Internasional (4 mahasiswa Prodi Pendidikan Agama Islam, 2 mahasiswa Prodi Hukum Keluarga Islam). Bahwa salah satu sikap moderatisme Islam adalah mampu berbaur dengan baik dalam masyarakat tempat KKN, tidak gegabah dalam bersikap, menjalin komunikasi yang baik termasuk tentang perizinan, serta bersikap sopan santun dan menjaga nama baik almamater.

Total kunjungan 502 , Kunjungan hari ini 2 

Leave a Comment

Solve : *
10 + 14 =