10 Alasan Memilih Kuliah di Surabaya


Total kunjungan 484 , Kunjungan hari ini 1 

Kota Surabaya, Ibukota dari Propinsi Jawa Timur ini selain menjadi kotra metropolitan, kota industri dan pusat ekonomi, tidak dapat dinafikan bahwa Surabaya merupakan salah satu kota pendidikan. Di dalamnya terdapat berbagai fasilitas pendidikan mulai dari sekolah, kursus hingga berbagai perguruan tinggi. Jenis lembaga pendidikan-pun sangat beragam, mulai pendidikan keagamaan, teknologi, umum dan sebagainya.

 

Tentu hal tersebut menjadi beberapa pertimbangan sebelum kemudian memilih lokasi kuliah di Surabaya. Secara lebih mendetail, terdapat beberapa alasan yang dapat menjadi pertimbangan bagi anda untuk menjadikan Kota Surabaya sebagai lokasi yang tepat untuk melanjutkan studi, baik untuk anda sendiri maupun untuk sahabat dan keluarga. Berikut Sepuluh alasan tersebut :

  1. Letak Geografis. Sebagai pusat Ibukota, wajar jika Surabaya memiliki letak geografis yang mudah dijangkau serta diapit oleh kota lain sebagai penyumbang jumlah pelajar dan mahasiswa di Kota Surabaya. Jalan antar kota maupun dalam kota relatif mudah ditempuh dari seluruh jawa timur baik dari jalur utara (Ngawi, Bojonegoro, Lamongan, Gresik), barat (Nganjuk, Kediri, Jombang, Mojokerto), selatan (Situbondo, Probolinggo, Malang, Pasuruan, Sidoarjo) maupun timur (Madura)
  • Sarana Transportasi Dalam Kota dan Antar Kota yang Memadai. Dengan berbagai fasilitas angkutan yangtersedia menjadikan Kota Surabaya lebih mudah dijangkau oleh masyarakat khususnya yang berasal dari luar kota. Terdapat pelabuhan Tanjung Perak, bandara Juanda, stasiun Gubeng dan terminal Bungurasih yang semuanya aktif 24 Jam sehingga mempermudah masyarakat yang menuju Kota Surabaya. Angkutan dalam kota juga tersedia dengan sangat banyak mulai dari yang privat (taxi, Ojek, dll) juga angkutan umum (Leyn, Bus Kota, dll).
  • Biaya Hidup relatif Terjangkau. Secara umum, biaya hidup di Surabaya lebih murah daripada di kota metropolitan lain. Jika dirinci per bulan, maka dapat kita perkirakan biaya Kost Mahasiswa berkisar 150.000-400.000 dan dapat disiasati dengan menyewa satu kamar untuk 2-3 penghuni sekaligus. Uang makan dengan asumsi per hari antara 20-50 ribu, maka dalam satu bulan sekitar 500.000-1.500.000. Untuk biaya transportasi apabila memilih kost di sekitar kampus tentu lebih irit, namun apabila cukup jauh dari kampus pasti menambah biaya, dapat diestimasikan Untuk perjalanan per hari 10.000 maka per bulan kuranglebih 300.000. Kebutuhan alat tulis berkisar 50.000-200.000. Keperluan pribadi semisal sabun, pulsa, biaya hiburan dapat dianggarkan 100.000-500.000. Jika ditotal maka biaya per bulan hanya berkisar 800.000-2.500.000. Tentu dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi ekonomi keluarga.
  • Banyak pusat pendidikan. Banyaknya perguruan tinggi di Surabaya menjadi peluang bagi Mahasiswa untuk bersaing dalam sisi positif dan dapat mengemangkan kualitas keilmuannya setinggi mungkin. Ditunjang dengan adanya organisasi kemahasiswaan yang diikuti oleh mahasiswa utusan berbagai kampus menjadikan mahasiswa mudah untuk saling berbagi dan berinteraksi sehingga mewujudkan suasana pendidikan yang kondusif. Bagi sebagian mahasiswa, banyaknya agenda ekstrakurikuler semisal seminar, talkshow dan lain-lain sangat menguntungkan, karena dalam agenda tersebut selain mendapatkan ilmu dan sertifikat, juga mahasiswa akan mendapatkan snack atau bahkan ada yang mendapatkan satu porsi makanan. Tentu hal tersebut dapat membantu menekan biaya hidup.
  • Banyak Wisata Alam, Budaya dan Kreatifitas. Adanya berbagai obyek wisata alam, budaya dan Kreatifitas yang ada di Kota Surabaya menjadi sarana yang tepat bagi mahasiswa untuk sekedar refreshing dan melepas penat setelah bergelut dengan aktifitas akademik maupun kemahasiswaan. Pantai Kenjeran, Wisata Mangrove, Museum Surabaya, Jembatan Suramadu, Taman Bungkul dan sebagainya dapat menjadi lokasi wisata edukatif. Berbagai kelompok kreatif biasa menunjukkan aksinya di berbagai pusat wisata Surabaya. Misal saat CarFreeDay (CFD) di Taman Bungkul yang dilaksanakan setiap Minggu pagi, berbagai komunitas biasa unjuk diri dan memamerkan kreasinya dalam kesempatan tersebut.
  • Banyak Pusat Perbelanjaan dan Hiburan. Sebagaimana masyarakat Kota Surabaya pada umumnya, para pelajar yang berasal dari luar kota dapat memilih berbagai lokasi perbelanjaan dan hiburan sesuai dengan taraf ekonomi masing-masing. Ada Taman Hiburan Rakyat, lokasi permainan/Game Zone di berbagai mall yang mudah dijangkau maupun berbagai lokasi perbelanjaan mulai dari yang berkelas gedung pencakar langit sebagaimana Tunjungan Plaza, Royal, Darmo Trade Centre, dan lain sebagainya hingga lesehan di tepi jalan semisal Pasar Gembong, ataupun pasar malam di jalan belakang DTC Wonokromo yang buka pada malam hari dan terkenal dengan nama “Pasar Maling”, karena jika barang yang diminati tidak segera dibeli maka akan sangat cepat ditawar oleh orang lain, karena barangnya yang terkenal murah dan sesuai dengan kualitasnya.
  • Banyak peluang bekerja paruh waktu. Bagi para mahasiswa khususnya yang berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi kurang mampu, maka Kuliah sambil Bekerja menjadi sebuah pilihan yang harus ditempuh. Masyarakat Surabaya khususnya yang tinggal di sekitar kampus biasanya akan menyediakan lowongan kerja paruh waktu baik sebagai penjaga toko, tenaga administrasi maupun sebagai tenaga pendidik misal guru TK, TPA, PAUD, dan sebagai marbot (penunggu) masjid. Adanya pekerjaan paruh waktu ini tentu sangat memudahkan mahasiswa, karena selain akan menambah pemasukan di luar pemberian orang tua, juga menjadi peluang untuk mengembangkan diri sebelum nanti ia lulus dan berkiprah di masyarakat.
  • Banyak peluang berwirausaha. Bagi mahasiswa yang ingin memiliki penghasilan namun tidak mau terikat dengan pekerjaan maka ia memiliki peluang yang sangat lebar untuk berwirausaha. Tidak sedikit mahasiswa yang berbisnis jual beli dan mempromokan dagangannya di kampus, misalnya. Ada pula yang mengisi waktu senggang dengan memberikan bimbingan belajar mulai dari yang bersifat sosial (gratis) hingga yang memberlakukan tarif hingga sekitar 25.000 per jam setiap pertemuannya.
  • Banyak beasiswa maupun sponsor kuliah. Banyak terdapat beasiswa baik dari pemerintah maupun dari swasta yang dapat menjadi pertimbangan bagi mahasiswa. Ada pula sponsorship, yakni perusahaan maupun individu yang ingin menyalurkan sebagian hartanya untuk membantu mahasiswa yang sedang menempuh kuliah baik diberikan secara langsung maupun melalui lembaga amil. Peluang ini tentu sangat banyak, bahkan lebih banyak jika dibandingkan dengan daerah lain di luar wilayah ibukota.
  • Peluang setelah lulus terbuka lebar. Dengan adanya berbagai jalan untuk menghidupi diri selama kuliah ditambah posisi Kota Surabaya sebagai Ibukota dan Kota Metropolitan menjadikan mahasiswa lebih mudah menempuh “jalan hidup” setelah lulus. Bagi yang kuliah di bidang pendidikan dapat mengajar di berbagai sekolah yang ada ataupun membuka bimbingan belajar. Bagi yang ingin studi lanjut-pun dimudahkan dengan banyaknya program pascasarjana yang ada. Terlebih, masih tertanam stigma pada masyarakat bahwa mereka yang kuliah di ibukota dianggap lebih istimewa daripada yang menempuh pendidikan tinggi di daerah asalnya saja.
  • Nah, demikian 10 Alasan mengapa memilih kuliah di Surabaya. Bagi anda maupun sahabat dan keluarga anda yang hendak melanjutkan studi di jenjang perguruan tinggi, maka semoga hal ini dapat menjadi pertimbangan. Selamat datang di Surabaya, selamat datang di Kota Pahlawan dan selamat datang di Kampus Harapan.

    Salam hangat.

     

    Komentar

    komentar

    BACA JUGA  Fixed VS Growth Mindset

    Leave a comment