Bersama APSI, Mahasiswa FAI Magang Advokasi di Pengadilan Negeri dan Pengadilan Agama


Total kunjungan 88 , Kunjungan hari ini 4 

Geliat atmofir akademik keprodian semakin berkembang di FAI UMSurabaya. Salah satunya adalah kerjasama dengn pihak luar kampus yang memiliki kesesuaian dengan profil serta capaian pembelajaran prodi. Ini sebagai bentuk implementasi Kurikulum Pendidikan Tinggi Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KPT-KKNI) yang sudah diterapkan di FAI UMSurabaya mulai tahun 2015.

Salah satunya melalui praktikum magang pada matakuliah Advokasi. Mata kuliah ini diampu Dr. Sriyatin, salah satu hakim Pengadilan Agama. Dalam praktik magang ini, bekerjasama dengan Asosiasi Pengacara Syariah Indonesia (APSI) Jawa Timur yang diketuai oleh Ichwanudin, S.Ag, alumnus FAI UMSurabaya. Selain magang di kantor APSI, mahasiswa juga melakukan praktik advokasi pada Pengadilan Negeri dan Pengadilan Agama.

BACA JUGA  Fakultas Agama Islam UMSurabaya Semakin Go-Internasional

Praktik pada Pengadilan Negeri dilaksanakan pada hari Rabu, 21 Desember 2016. Dalam praktik magang ini, mahasiswa diajak mengenal lebih dekat bagaimana penerapan advokasi hukum pada Pengadilan Negeri. Esoknya, hari Kamis, 22 Desember 2016 mahasiswa melakukan praktik magang pada Pengadilan Agama. Turut menjadi pendamping pada Praktikum Magang ini, Khoirul Anwar, S.Ag, M.H, salah satu hakim pada Pengadilan Agama Kota Surabaya. Praktik dimulai pukul 08.00 sampai 13.00 dimana mahasiswa mengamati jalannya sidang, kemudian pulul 13.00 sampai 14.30 mahasiswa menerima materi Advokasi Hukum dari pendamping.

BACA JUGA  Memilih Tempat Belajar

img-20161224-wa0009

Dalam forum terpisah, Dr. Naim, dekan FAI UMSurabaya mendukung penuh kerjasama dalam bentuk praktik yang dilaksanakan oleh program studi. “Ke depan, seluruh prodi harus melakukan implementasi kerjasama dengan berbagai pihak terkait. Prodi perbankan syariah melakukan kerjasama dengan berbagai bank syariah, Masyarakat Ekonomi Syariah, Bursa Efek, dan sebagainya. Prodi Hukum Keluarga (Ahwal al Syakhshiyah) bekerjasama dengan pengadilan, KUA, Asosiasi penghulu, asosiasi pengacara, dan sebagainya. Prodi Studi Agama-Agama melakukan kerjasama dengan FKUB, Organisasi lintas agama, dan sebagainya. Prodi kependidikan baik Pendidikan Agama Islam maupun Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah melakukan kerjasama dengan sekolah formal, non formal, asosiasi guru, dan sebagainya. Ini dalam rangka menyiapkan lulusan unggul dan memiliki bekal yang benar-benar matang sesuai program studi yang ditempuh, sehingga dapat menjadi lulusan yang diharapkan dan dibutuhkan masyarakat” ungkapnya.

Komentar

komentar