Perpustakaan Sekolah, Riwayatmu Kini


Total kunjungan 100 , Kunjungan hari ini 7 

Oleh : M. Arfian Septiansyah

Perpustakaan merupakan jantung sekolah, tapi di era modern slogan itu hanyalah sebagai simbol. Perpustakaan sekolah seringkali terabaikan perannya dalam mencari sumber ilmu, kecanggihan teknologi dan kemudahan dalam mencari informasi saat  ini, membuat peran perpustakaan semakin terpinggirkan dan beralih kepada media visual elektronik/ internet. Didalamnya belum tentu berisikan materi – materi yang bermanfaat, maka dari itu untuk meramaikan perpustakaan sekolah, diperlukan tekad kuat serta kerjasama seluruh elemen sekolah, baik guru maupun karyawan dalam meningkatkan minat baca para siswa, diawali dari para pendidik yang harus gemar membaca agar para siswa terbiasa.

Perlu diketahui anak – anak jarang sekali mengunjungi perpustakaan, bisa jadi karena beberapa hal, seperti fasilitas yang diberikan dari pihak sekolah masih belum memadai, buku – buku yang monoton membuat para siswa bosann sehingga tidak ada ketertarikan dalam mengunjungi perpustakaan. Atau para guru yang kurang mampu dalam menggunakan fasilitas perpustakaan sebagai sumber belajar, umumnya para guru cenderung menggunakan media elektronik dalam mencari sumber belajar .Bahkan ada sekolah yang terlihat maju namun tidak menyediakan fasilitas perpustakaan, mereka lebih mementingkan sisi ekonomi seperti membangun kantin daripada memikirkan bagaimana cara agar meningkatkan minat baca para siswanya, sehingga jangan pernah berharap apabila generasi – generasi penerus bangsa menjadi anak – anak yang tidak gemar belajar. Karena sejatinya perpustakaan adalah sumber ilmu yang berada di sekolah namun keberadaan dan perannya sering kali terlupakan bahkan disalah gunakan.

BACA JUGA  Form Pendaftaran Praktikum PA/KUA

Seringkali kita melihat banyak sekali fasilitas perpustakaan yang kurang memadai, seakan-akan pihak sekolah acuh terhadap kondisi tersebut, bahkan letak perpustakaan yang kurang strategis dapat mempengaruhi minat baca para siswa, yang enggan datang karena letaknya kurang dapat dijangkau oleh beberapa siswa atau mungkin letaknya jauh dari jangkauan. Sehingga membuat sehingga membuat siswa malas mengunjungi perpustakaan. Peranan perpustakaan sangatlah penting yaitu untuk membantu terselenggaranya pendidikan yang bermutu dan berkualitas namun tanpa disadari peran ini semakin memudar , dikarenakan kemajuan zaman yang kemudian beralih kepada media elektronik yang belum tentu bermuatan hal yang positf. Ditambah lagi minimnya sumberdaya manusia yang paham akan seluk beluk perpustakaan. Profesi pustakawan sekolah sering dianggap sebelah mata oleh banyak kalangan padahal profesi ini sangatlah penting.

BACA JUGA  Adakan Pelatihan Dasar Public Speaking, PAI datangkan SSPS

Dengan semakin berkembangnya zaman, para orang tua pun lebih senang apabila anak-anak mereka lebih cenderung menguasai teknologi daripada gemar membaca. Sehingga pada era modern anak-anak TK lebih suka memainkan gadget daripada membaca buku. Ini merupakan sebuah bentuk kesalahan dalam mendidik karena tidak semua informasi yang terdapat dalam media elektronik mampu dicerna baik oleh anak-anak. Bahkan seringkali terjadi kasus asusila bahkan sampai pembunuhan yang diakibatkan dari pengaruh media elektronik.

BACA JUGA  Menyelaraskan Jiwa Keilmuan dan Badan PTM yang Berkemajuan

Bagi para orang tua, harus pandai-pandai dalam memfilter segala sesuatu yang diterima oleh anak – anak.  Khususnya media elektronik, alangkah bijaknya apabila kita selaku orang tua selalu memantau segala aktivitas anak baik didalam maupun diluar rumah, dan memberikan batasan – batasan agar mereka mengerti bahwa tidak semua yang terdapat di media elektronik itu baik. Dan ada baiknya pula sebagai orang tua selalu mengarahkan anak untuk membaca buku yang sumbernya jelas. Untuk itu kita sebagai orang tua atau guru haruslah mengarahkan putra dan putri kita agar senantiasa gemar membaca, dan perlu diketahui bahwa pengaruh perpustakaan sekolah bergantung, pada bagaimana cara dalam menjalankan fungsinya sebagai salah satu sumber informasi yang dibutuhkan. Sehingga dibutuhkan kerjasama para guru untuk memotivasi anak didik mereka agar senantiasa mengunjungi perpustakaan.

Komentar

komentar

Leave a comment